Pendidikan Agama Dalam Prespektif Global

Digital Camera

Gejala kemerosotan moral dewasa ini sudah benar-benar mengkhawatirkan. Kejujuran, keadilan, tolong-menolong dan kasih sayang sudah tertutup oleh penyelewengan, penipuan ,peninidasan, saling menjegal dan saling merugikan. Banyak terjadi adu domba dan fitnah, menjilat, menipu, mengambil hak orang lain sesuka hati, dan perbuatan-perbuatan maksiat lainnya. Kemerosotan moral yang demikian itu lebih mengkhawatirkan lagi, karena bukan hanya menimpa kalangan orang dewasa dalam berbagai jabatan, kedudukan dan profesinya, melainkan juga telah menimpa kepada pelajar tunas-tunas muda yang diharapkan dapat melanjutkan perjuangan membela kebenaran, kedilan dan perdamaian masa depan. Belakangan ini kita banyak mendengar keluhan orang tua, ahli didik dan orang-orang yang berkecimpung dalam bidang agama dan sosial, berkenaan dengan ulah prilaku remaja yang sukar dikendalikan, nakal, keras kepala, berbuat keonaran, maksiat, tawuran, mabuk-mabukan, pesta obat-obat terlarang, bergaya hidup seperti hippies di Eropa dan Amerika serikat. Bahkan melakukan pembajakan, pemerkosaan pembunuhan dan penyimpangan tingkah laku lainya. Tngkah laku penyimpangan yang ditunjukan oleh sebagian generasi muda harapan masa depan bangsa itu sungguhpun jumlahnya mungkin hanya sepersekian persen dari jumlah pelajar secara keseluruhan, sungguh amat disayangkan dan telah mencoreng kredibilitas dunia pendidikan. Para pelajar yang seharusnya menunjukan ahlak yang baik sebagai hasil didikan itu, justru malah menunjukan tingkah laku yang buruk. Lantas dimanakah letak fungsi dan peranan pendidikan agama dalam meningkatkan akhlak dan moralitas bangsa? Adakah kesalahan yang telah dilakukan oleh dunia pendidikan? Dan bagaimanakah cara memperbaiki kinerja dunia pendidikan dalam mengatasi permasalahan tersebut? Seiring dengan munculnya berbagai pertanyaan tersebut, kini bermuculan seminar dan lokakarya yang ditujukan untuk mendapatkan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan pendidikan moral sebagaimana tersebut diatas. Makalah yang disajikan ini disusun untuk merumuskan strategi pendidikan agama dan moral yang efektif, terutama dalam prespektif global dalam rangka manjawab serangkaian permasalahan tersebut di atas, dengan terlebih dahulu mengemukakan faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya tingkah laku menyimpang tersebut diatas. Bahan-bahan yang digunakan untuk menyusun makalah ini adalah literatur tentang akhlak yang ditulis oleh para pakar dalam bidangnya. Bahan-bahan tersebut kemudian disajikan secara deskriptif dan dianalisa dengan pendekatan pedagogik. Yaitu pendekatan yang melihat permasalahan dari segi kegunaannya untukmewujudkan lulusan pendidikan yang baik.

Penulis: BERITA HARIAN DESA DONOREJO

Berbakti untuk negeri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s